Ketika cinta datang, maka jiwa akan terasa melayang.
Namun
Jika cinta pergi, hati pasti teriris sepi
Bukan hal yang tabu
Jika cinta ada dilandasi karna materi
Bukan karna hati
Walau hati memendam benci
Tapi mata takkan mungkin bisa memungkiri
Kalau hati sedang tersakiti
Cinta itu bagaikan mentari pagi
Ketika bersinar akan memancarkan kehangatan
Bahkan ketenangan sampai lubuk hati
Cinta laksana bintang dan bulan
Yang selalu bersema-sama
Menapaki malam hingga esok pagi
Dan cinta itu indah,
Jika bisa saling mengerti
Saling memahami
Saling menyadari
“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah (Rumah Kaca, h. 352)” Pramoedya Ananta Toer
Minggu, 27 Mei 2012
Minggu, 11 Maret 2012
Aku
Aku gadis yang mepunyai nama lengkap Yeni Ayu Wulandari dan biasa dipanggil dengan Yeni. Aku anak pertama dari tiga bersaudara. Aku termasuk gadis yang bertubuh gemuk dan mempunyai berat 62 kg. Aku tak seberapa tinggi, tinggiku hanya 158 cm. Aku mempunyai paras yang tak secantik model-medel di layar kaca sana. Aku gadis yang mengggenakan kerudung saat bersekolah dan beraktifitas penting lainnya. Jika saat sedang ada acara santai kadang tak mengenakan krudung. Rambutku panjang berwarna hitam kemerahan. Aku menyukai warna abu-abu, kuning, dan pink . Meskipun aku tau warna kuning tak begitu cocok untukku.
Hobiku ngomong, soalnya aku termasuk gadis yang cerewet. Aku menyukai dunia jurnalistik. Sering juga ikut lomba yang berbau jurnalistik tapi belom pernah menang. Hehe JJ . Tak hanya jurnalistik saja, aku juga suka dunia travelling. Aku paling suka jalan-jalan. Tapi bukan jalan-jalan ke pusat perbelanjaan atau sejenisnya. Aku lebih suka tempat yang alami dan kuno. Aku suka hiking dan wisata sejarah. Dan menurutku tempat-tempat tersebut cocok banget buat hunting foto. Meskipun tampangku bukan anak fotografer, sedikit banyak aku belajar ilmu fotografi dari komunitas fotografer yang mayoritas anggotanya temen-temenku.
Aku punya email, fesbuk, twitter, plurk, blogger. Yang paling sering aku gunakan akun fesbukku. Soalnya fesbuk lebih banyak diminati orang dan hampir semua orang yang sudah mengenal IT mempunyainya. Jadi, fesbuk itu lebih merakyat JJ. Aku gadis yang tak terlalu mempunyai bakat tertentu yang bisa aku tonjolkan ke banyak orang. Dan sebenarya aku mempunyai bakat tapi bakat itu belum aku asah atau aku temukan. Aku suka berorganisasi. Aku termasuk cewek yang tak terlalu pintar. Aku tak menyukai fisika, matematika, kimia. Tapi nggak tau kenapa nasib baik masih berpihak padaku untuk memberikan apreasiasi dalam bidang akademikku yang tak seberapa bagus itu.
Aku punya banyak impian yang tak bias kuwujudkan sendiri. Aku punya banyak cita-cita yang dapat kuraih dengan pengorbanan dan kerja keras. Aku mulai belajar sedikit demi sedikit berbagai cara untuk mempermudah langkahku dalam menggapai cita-citaku. Banyak rintangan yang kuhadapi dan banyak pula kegagalan yang telah kualami. Tapi aku yakin jika aku mampu melewati fase itu. Aku sadar, aku yang tak mempunyai kemampuan lebih seperti yang lain terus berharap dan berusaha agar apa yang telah aku usahakan bisa menuai keberhasilan da masa mendatang. Dan akan kumanfaatkan keberhasilan di waktu muda ini sebagai jembatan untuk mencapai kedewasaan dan langkah untuk mencapai tujuan (impian dan cita-cita)..
Dan aku tak boleh patah semangat meskipun aku tak punya bakat khusus. Karna aku ingat bahwa : untuk mencapai kesuksesan dan keberhasilan itu dibutuhkan 99% kerja keras dan 1% bakat !!! … Spirit and confident !!!
Minggu, 12 Februari 2012
Bedah Kumcer 13 Perempuan bersama Penulis
Minggu 12 Pebruari 2012, acara Kelas Menulis Sanggar Guna Lantip dimulai saat kulihat jam di Hpku menunjukkan pukul 09.15. Acara yang istemewa sekali bagiku, Alin, Roshida, Oliv, Sheny, dan Irma . Karena dalam acara tersebut dihadiri oleh Om Yonathan Raharjo yang merupakan sastrawan dan penulis asli Bojonegoro. Penulis yang akrab dipanggil dengan Mas atau Om Joe tersebut merupakan penulis novel terkenal yang berjudul 13 Perempuan dan Lanang. Acara tersebut di dukung juga oleh Mas Anas Age dan Mbak Thea. Mas Anas yang merupakan seorang sastrawan yang sekarang bekerja di kantor Radar Bojonegoro, dan Mbak Thea yang merupakan Alumni SMAdaBO lulusan tahun 2008 yang sekarang sedang menyelesaiakan skripsinya di salah satu Universitas di Salatiga dengan mengambil isi dari buku 13 Perempuan.
Kelas Menulis dihadiri kurang lebih sekitar 20 orang yang berasal dari berbagai golongan dan umur. Banyak dari mereka yang umurnya diatas 20 tahun. Tapi bagi kami, anak-anak ZigZag tak urung semangat meskipun umur kami masih menginjak 16 tahun. Kami menyimak dengan antusias semua perkataan Om Joe. Yang menurut kami itu adalah informasi yang jarang di dapatkan. Sebab, dalam acara tersebut Om Joe membahas tuntas semua isi dari buku 13 Perempuan yang ditulisnya. Yang kebanyakan cerita yang ada di buku 13 Perempuan itu diambil dari pengalaman yang pernah dialami Om Joe sendiri. Om Joe berbagi kepada kami mengenai proses kreatif dari pembuatan buku 13 Perempuan. Mulai dari problem yang ada dalam cerita, pilihan kata, teknik-teknik bagimana yang Om Joe gunakan untuk menciptakan imajinasi realis naturalis dan humanis dalam bercerita.
Setelah Om Joe menceritakan semua proses pembuatan buku tersebut, sesi tanya jawab pun dimulai. Dua perwakilan ZigZag yang diwakili Yeni dan Alin mengacungkan tangan untuk bertanya pada Om Joe. Om Joe memberikan jawaban atas pertanyaan kami dengan penjelasan yang menarik. Sehingga kami dapat dengan mudah menangkap perkataan yang disampaikan Om Joe. Om Joe juga berpesan kepada kami agar kami terus menulis dengan hati. Jangan pernah takut dan putus asa jika tulisan yang dibuat tidak diterima dan tidak disukai orang lain. Karena menulis adalah hal yang menyenangkan dan menulis sama halnya dengan berbagi dengan orang lain. Urusan diterima di masyarakat atau tidak itu belakangan. Banyak pesan yang diberikan Om Joe pada kami, salah satunya “Jika kita sebagai manusia berbuat baik, jangan merasa bahwa kita pernah berbuat baik. Dengan begitu kita akan terus berbuat baik dan menjadi orang ikhlas”. Dan dalam kelas tersebut dari situlah kami belajar menjadi penulis pemula agar kelak bisa menjadi sastrawan dan penulis yang mampu berkarya dengan baik. Pelajaran yang tidak ada dalam mata pelajaran sekolah kan !!!
Semangat menulis !!! :):):) ....
Yeni, Anggota Redaksi ZigZag SMAdaBo ..
Langganan:
Postingan (Atom)